06 Maret 2019 09:35:23
Ditulis oleh cokrowati

Kalitempur Cokrowati Meluap, Puluhan Hektar Sawah Terdampak Banjir

(cokrowati-tambakboyo.desa.id 6/3)

Hujan deras yang mengguyur Desa Cokrowati dan sekitarnya sepanjang malam ini mengakibatkan sungai Kalitempur Desa Cokrowati, Kecamatan Tambakboyo meluber. Sungai yang berada di pinggiran desa dan berada di tepi jalan ini tidak mampu menampung banjir kiriman dari wilayah Kecamatan Kerek sehingga meluber hingga ke jalan raya setinggi 50 cm. Akibatnya, banyak pengguna jalan yang akan ke Tambakboyo harus mengambil rute memutar sejauh 7 km karena melewati Desa Belikanget, Desa Sidomulyo, Desa Cingklung, dan Dusun Tanjang Desa Pulogede.

Banjir yang jarang terjadi ini menggenangi jalan raya sepanjang 300 meter, sehingga membuat takut para pengguna jalan yang setiap pagi didominasi oleh anak sekolah dan pekerja swasta. Banyak pula kendaraan yang mogok karena nekat menerobos genangan air. Salah seorang pengguna jalan, Yuyun Agustinawati (33), mengambil rute memutar lewat Desa Cingklung karena tidak berani menerobos genangan air. "Saya tidak berani menerobos, karena membonceng anak. Jadi lewat Cingklung saja," jawab guru SDI Darut Tauhid Tambakboyo ini ketika ditemui cokrowati-tambakboyo.desa.id.

30 hektare sawah yang berada di samping dan sekitar Sungai Kalitempur juga tidak luput dari terjangan banjir. Lasmo adalah salah satu pemilik tanaman padi yang juga ikut menjadi korban banjir ini. Seorang warga, Midin (45) ketika berbincang-bincang dengan cokrowati-tambakboyo.desa.id mengatakan bahwa air di sekitar sawah Lasmo sangat tinggi, sehingga membahayakan sepeda motor. "Iya, di sana airnya tinggi dan arusnya deras, padahal tanggulnya juga tinggi," kata pria yang bekerja sebagai petani ini. Salah seorang sopir, Sogol (40) juga mengamini perkataan Midin. "Mobilku tadi juga sedikit terdorong arus," katanya.

Ditemui terpisah, Sekretaris Desa Cokrowati, Turmudzi, membenarkan adanya peristiwa banjir ini. "Ya, banjir, menggenangi jalan raya dan menerjang 30 hektar sawah. Sebenarnya wajar dan sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Namun karena jarang terjadi, hal ini merupakan kejutan bagi sebagian warga," katanya.

Banjir yang terjadi sejak subuh ini selain mengagetkan pengguna jalan juga menjadi tontonan warga sekitar. Warga berbondong-bondong datang ke lokasi banjir untuk menonton. Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi jalan raya, meskipun sudah sedikit surut. (trm)

 


image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus